Home Top Ad

Video Viral! Oknum Preman Pungli Minimarket di Kota Medan

Share:

Tribun Indonesia88 - Sebuah video aksi diduga pemalakan yang dilakukan beberapa oknum preman terhadap gerai minimarket berjejaring, viral di media sosial, Senin (3/9/2018) Video ini pertama kali diunggah akun facebook Kawal Medan, dan dishare beberapa akun lainnnya.

Kawal Medan menuliskan bahwa kejadian ini terjadi di minimarket yang ada di Simpang Pemda, Jalan Setia Budi, Kota Medan. "Pungutan Liar dilakukan oleh Preman. Kejadian di A*F*M*RT, Simp. Pemda, Jl. Setiabudi, Medan.Hari ini, Senin, 03 September 2018, pukul 14.30 WIB,"

Dalam video tampak tiga orang yang diduga oknum preman sedang mengajak karyawan minimarket berbincang, dan menagih soal kerjasama.

"Apa kendalanya? Semua A*f*m*rt kerjasama?".

Karyawan toko pun menjawab. "Kami juga tidak pernah meribetkan selama ini, kalau ada kami kasihnya". Oknum preman pun kembali bertanya hal serupa. "Apa kendalanya? apa permasalahanya rupanya?". Kemudian karyawati minimarket tersebut juga diminta menelpon atasannya. "Bel dulu dia, bel".

Sang karyawati pun menjawab bahwa sudah menelpon, namun atasannya tidak mengangkat telponnya. "Sudah kami telpon, tidak diangkat,"  Hal ini pun membuat ketiga orang oknum preman tersebut tampak gusar dan berbincang seraya menyinggung seorang yang mereka sebut sebagai Korwil Kota Medan bernama Suroto.

Dibaca juga - Presiden Jokowi! Penyerahan Bonus Kepada Atlet Peraih Medali Asean Games 2018 di Istana Negara


Postingan ini mendapat beragam tanggapan dari warganet, ada yang mengkaitkannya dengan tidak adanya ketegasan dari pemerintah menindak sikap premanisme. Lucunya ada netizen yang mengutarakan bahwa pemalakan terhadap toko-toko adalah hal yang biasa.


Usai video ini beredar di media sosial polisi yang tergabung dalam Tim Pegasus Polda Sumut dipimpin Kompol Sinaga, melakukan pencarian terhadap ketiga pelaku pungli tersebut.


Dua orang diamankan salah satunya bernama Jupri (30). Keduanya pun diboyong ke Mapolda Sumatera Utara bersama barang bukti berupa uang Rp 600 ribu. Dari penangkapan ini, ternyata ketiga orang yang ada dalam video tersebut datang untuk meminta uang keamanan kepada minimarket.

Polisi pun berhasil menangkap pelaku pungli setelah pegawai minimarket memberikan uang berkedok uang keamanan tersebut.

Tidak ada komentar