Home Top Ad

Natizen Kecewa! Video Viral Oleh Juru Parkir Telah Memamerkan Celana Dalam, dan Bugil

Share:

Tribun Indonesia88 - Video juru parkir di Jalan Nibung Raya, Medan, yang nekat memperlihatkan daerah sensitifnya viral di media sosial. Kejadian berawal saat juru parkir dan pemilik kendaraan terlibat cekcok karena tarif parkir.

Pemilik kendaraan lantas merekam perdebatannya dengan juru parkir, namun aksi senonoh malah ditunjukkan para juru parkir dengan membuka baju dan sarung yang dikenakan. Menilik hal ini personel Polsek Medan Baru menyambangi juru parkir tersebut.

Mereka berdialog mengenai peristiwa yang sedang viral. "Keterangan dari tukang parkir bahwa yang arogan sebenarnya adalah pengendara sepeda motornya. Diminta uang parkir yang bersangkutan tak mau membayarnya. Selanjutnya tukang parkir protes atas tingkah-laku pengendara sepeda motornya, kemudian (Pengendara  motor) tinggal begitu saja tak mau membayar parkir,"

Video yang diunggah Polsek Medan Baru tersebut pun mendapat tanggapan dari warga internet. Mayoritas dari mereka merasa tindakan dari Polsek Medan Baru tidak memuaskan.

Berikut komentar natizen

sheilooooo: Gitu doang? Waduhh besok2 berulah lagi tuh, dapat laporan lagi, didatangin lagi

fahmibadruddin: Heran saya, apakah dia si ''tukang parkir" adalah petugas parkir dari Dishub? Apakah sudah melakukan tugas sebagai tukang parkir sesuai SOP? Apakah itu tukang parkir Legal? Jika seluruh pertanyaan saya diatas jawabannya adalah "Tidak", kenapa tidak diberi tindakan yang lebih tegas? Terimakasih

elifhandika_: nyamar aja jdi orang biasa pak, trs beli di toko tsb, gimna reaksinya pak

mayafadillah27: Apakah seragam petugas parkir dishub sekarang pakek sarung..? Tanda pengenalnya mana...? Kita liat besok ada gak ibuk ini dilokasi. Masih "pungli" gak dy ya bsok.

nda_bilink: Ya ampun udh bnyk yg blng ini meresahkan

olivia_ananda13: Jangan cuma di nasehati pak. Kasih pembinaan langsung bawak ke kantor

BERITA SEBELUMNYA;

Seorang warga menolak membayar uang parkir dan akhirnya bertengkar dengan petugas parkir yang berperilaku tidak senonoh.

Warga Medan, Tina Sumbayak, membagikan video tentang pengalaman seseorang cekcok dengan beberapa juru parkir di Jalan Nibung Raya, Medan Petisah, Senin (10/9/2018).

Awalnya si perekam video mau membeli obat bekas luka di sebuah toko yang terkenal lengkap menjual obat-obatan di daerah itu. Ia pun memarkirkan sepeda motornya di depan toko. Setelah bertanya, rupanya obat yang dicari tidak ada. Ia pun langsung bertolak dari toko itu.

Masalah muncul ketika, tukang parkir mendatanginya untuk meminta uang retribusi. Si pengendara motor yang merasa hanya sebentar berada di toko dan tidak di arahkan saat parkir atau mendapatkan karcis, menolak membayar retribusi parkir.

Petugas parkir, hanya menjawab memang seperti itu biasanya ia bekerja. Saat cekcok, warga itu melihat gelagat buruk dari tukang parkir karena ia direkam menggunakan ponsel. Ia pun meminta agar rekaman itu dihapuskan karena merasa terganggu.

Petugas parkir yang berjumlah tiga orang dan semuanya perempuan itu masih tidak mau membiarkan dirinya pergi. “Saat mereka tetap ingin di bayar maka saya minta karcisnya. Mereka kasih begitu saja. Dan saya tidak terima karena disitu tidak ada keterangan no polisi dan tanggal. Dan begitu di tulis dan saya mengeluarkan uang, saya mereka malah memaki saya,”


Di video yang dibagikan itu  nampak para petugas parkir melawan saat hendak direkam oleh kamera ponselnya. Petugas parkir yang tua dan memegang blok karcis menunjukkan celana dalamnya.

Seorang petugas parkir lain yang lebih muda lebih vulgar lagi. Karena tahu sedang direkam, ia maju dan menunjukkan payudaranya berkali-kali sambil memaki-maki.

Dari foto yang dibagikan, karcis juga nampak sudah dicoret-coret. Tarif parkir Rp1000 sudah diganti dengan tulisan tangan menjadi Rp2000. Ia pun berharap kepada pemerintah untuk menertibkan petugas parkir sesuai aturan.

“Apakah seperti itu sosok seorang petugas parkir? Apakah setiap toko diharuskan mengutip uang parkir? Apakah benar ini adalah kebijakan pemerintah?”

Dibaca juga - Seorang Wanita Mengadu Kasus dengan Hotman Paris Untuk Bebaskan Anaknya Yang Telah di Tahan Sampai 6 Bulan dan Dijaga Ketat 24jam Oleh Brimob


“Saya pengunjung toko. Dan saya tidak nyaman diperlakukan seperti itu. Saya tahu ada uang parkir. Dan setiap tempat parkir sudah disediakan dan tertulis plank parkir. Mohon, Pak, perlakuan tukang parkir tersebut sangat mengganggu. Jika memang benar disetiap toko memiliki tukang parkir. Mohon di kaji kembali dan tetapkanlah lokasi lokasi parkir,”

Natalia Simanjuntak: Aku juga pernah parkir disitu nang memang dari dulu cara mereka paksa kali. Padahal obat yg mau kubeli gak ada aku langsung pergi nya eh mereka main paksa aja.

Rizki Rahmadi: ini asli barbar!!! di tengah kota yg padat ada pula manusia kek gini akal nya dikit x bah.

Ester Kristiana Betul itu dk.. Bkn di stu aj dek. Di medan rata2 dh mcm tu. Aplg di kawasan marindal.. Sikit2 uang parkir.

Yoyoh Laban: Ia kak risih kali kan udah gitu tukang parkir sekarang mistis kali,waktu datang awak dia ga ada,waktu mau keluar pulang datang dia mintak uang parkir

Markus G Holand: Download aplikasi polisikita sum.. disitu ada laporan pengaduan. Dari atributnya tu perempuan ga lengkap.. dan bs d kenai sangsi penipuan dan penggelapan atau pemerasan.

Wahyoudi: gsa mw bayar. kita bayar tp mreka gda tanggung jawab nya
kreta temen saya perna hilang tp waktu di mintai tanggung jawab eeh.. tukang parkir nya mala kabur semua

Berdasarkan perda tahun 2016 tarif parkir untuk roda empat Rp 3.000 hingga Rp 5.000, tarif progresif dasar Rp 3.000- Rp 5.000 dan untuk penambahan satu jam pertama dikenakan tambahan Rp 2.000- Rp 4.000. Tarif parkir VIP Rp 35ribu tanpa dikenakan penambahan biaya dan parkir valet Rp40 ribu juga tanpa penambahan tarif.  Sedangkan untuk roda dua dan roda tiga tarif parkir Rp 2.000 -Rp 3.000.

Berikut Video :

Tidak ada komentar