Home Top Ad

Joni Si Pemanjat Tiang Bendera, Berhak Menerima Hadiah Sepeda dan Rumah Oleh Presiden Jokowi

Share:

Tribun Indonesia88 - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Yohanes Ande Kala alias Joni, siswa SMP asal Desa Silawan, Kabupaten Belu, yang melakukan aksi heroik memanjat tiang bendera.  Dalam kesempatan itu, Jokowi bertanya banyak hal ke Joni seputar ceritanya yang nekat memanjat tiang bendera demi mengibarkan merah putih.

Terakhir, Jokowi juga bertanya apa hadiah yang diinginkan Joni atas jasanya itu. "Pertanyaan terakhir, Joni mau minta apa ke saya?"

Joni sempat berpikir sejenak mendapat pertanyaan itu. Ia lalu meminta sepeda yang selama ini sering dibagi-bagikan Jokowi. "Sepeda," kata Joni singkat disambut tawa Jokowi dan para hadirin.

"Kamu jauh jauh dari Beli ke Jakarta hanya minta sepeda. Apa hanya itu? Mau minta apa?" tanya Jokowi lagi.

Joni pun tak menyia-nyiakan kesempatan kedua yang diberikan oleh Jokowi. Ia langsung meminta diberi hadiah yang lebih besar dari sepeda. "Minta bikinin rumah saja," kata Joni.

"Nah begitu. Sudah itu aja sepeda sama rumah. Jangan nanti saya tanya lagi, nambah lagi kamu," kata Jokowi disambut senyum khas Joni dan tawa hadirin.

Jokowi pun berpesan kepada Joni untuk rajin belajar agar bisa meraih cita-citanya saat besar nanti. Apalagi, Joni juga sudah mendapat beasiswa. Ia juga memberi hadiah spesial ke Joni, yakni jalan-jalan ke Dufan dan Taman Mini Indonesia Indah. Joni merupakan pelajar kelas 1 SMP Negeri Silawan, Belu, Nusa Tenggara Timur. Saat upacara bendera 17 Agustus lalu, dia memanjat tiang bendera.

Aksi spontan itu dia lakukan setelah tali yang akan digunakan untuk mengikat bendera terlepas dan tersangkut di ujung tiang bendera. Aksi nekat tersebut langsung viral di medsos. Dalam video yang dibagikan Ika Silalahi di grup Facebook Pos Lintas Batas Indonesia Timor Leste, Jumat (17/8/2018), nampak seorang anak kecil menyelamatkan prosesi upacara bendera.

Dibaca juga - Keren! Aksi Presiden Jokowi Menaiki Motor Waktu Opening Asian Games


“Jangan pernah anggap dirimu kecil dan tidak berguna. Anak kecil dari Atambua ini memanjat tiang bendera untuk mengambil bagian tali yang terlepas saat bendera dibentangkan. Apapun yang terjadi Merah Putih harus tetap berkibar!!

Dirgahayu negeriku,”

Menurut sumber Tribun Medan, upacara di batas negara sempat kacau karena tali bendera putus sebelum sampai di puncak tiang. "Camat sudah kalang kabut dengan tentara dan polisi. Akhirnya ini anak kecil langsung lari keluar dari barisan menuju tiang bendera dan panjat dan turunkan tali. Akhirnya kami bisa kibarkan bendera,"

Anak kecil yang mengenakan seragam SMP ini langsung memanjat tiang bendera saat paskibra kesulitan mengerek bendera. Rupaya ada kemacetan di bagian paling atas tiang.

Selanjutnya, pemandangan mendebarkan pun disaksikan oleh ratusan peserta upacara. Remaja yang belum diketahui namanya ini pun perlahan-lahan memanjat tiang tinggi itu.


Sebelum mencapai puncak, ia sempat dua kali berhenti seperti hendak menguatkan dirinya. Namun, secara keseluruhan, ia hanya membutuhkan waktu tidak sampai satu menit untuk mencapai puncak tiang dan membereskan masalah.

Saat hendak turun, peserta upacara pun bersorak dan bertepuk tangan. Para aparat telah menunggu di bawah untuk membantu anak kecil itu. Sebagai penghormatan, ia pun diundang oleh pejabat setempat untuk maju ke panggung dan berdiri selama pejabat itu berpidato.

Simak video tersebut :

Tidak ada komentar